PADI - Album ke-3 (2003). Save My Soul

PADI - Album ke-3 (2003). Save My Soul
image from musicotomotekno.blogspot.com

KETAKJUBAN

Ku tahu kau memiliki segalanya
Yang mampu menaklukan hatiku
Sebenarnya ku tak pernah mengenalmu
Apa mungkin kau sungguh hadir untuk

Membebaskan aku
Selamatkan aku

Chorus:
Ketakjuban hatiku mengikuti langkahmu
Meruntuhkan seluruh akalku
Dipenghujung jalanku ku rapatkan hatiku
Meleburkan segenap kekuatanku

Bicaralah dengan apa adanya
Bukan hanya tuk memikat hatiku
Sementara ku tak berdaya denganmu
Tak urung ku memperhambakan diriku

Membebaskan aku
Selamatkan aku

Chorus 2x 


HITAM

Oh jiwaku...
Dimanakah aku kini
Kau bawa aku malintasi tempat yang tinggi

Oh tubuhku...
Mengapa angkau kini masih membisu,
Tak kunjung bebicara padaku...

Oh... Ceritakanlah padaku,
Apa yang mengeruhkan Hati dan jiwaku
Tolonglah... Kau tuntunkan aku lagi...
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku

Penuntun jiwaku...
Luruskan hatiku...
Seandainya aku tahu apa yang akan terjadi nanti
Aku masih melayang,
bersandingkan langit hitam...
Masih melayang Terus melayang

Oh... Ceritakanlah padaku,
Apa yang mengeruhkan hidup dan jiwaku...
Tolonglah... Kau tuntun aku lagi...
Kau tutunkan aku lagi...
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku

Tak perlu kutangangisi
Kupasrahkan sekuat hati
Saat jiwa terlepas... Saat jiwa terlepas... 


RAPUH

Kularut luruh dalam keheningan hatimu
Jatuh bersama derasnya tetes airmata
Kau benamkan wajahmu yang berteduhkan duka
Melagukan kepedihan di dalam jiwamu

Tak pernah terpikirkan olehku
Untuk tinggalkan engkau seperti ini
Tak terbayangkan jikaku beranjak pergi
Betapa hancur dan harunya hidupmu

Sebenarnya ku tak ingin berada disini
Di tempat jauh yang sepi memisahkan kita
Kuberharap semuanya pasti akan berbeda
Meski tak mungkin menumbuhkan jiwa itu lagi

Aku tak mengerti apa yang mungkin terjadi
Sepenuh hatiku aku tak mengerti


DI ATAS BUMI KITA BERPIJAK

Bersyukurlah
Bahwa kita masih saling mendengarkan dan berkata
Bersyukurlah
Bhwa kita masih memijakkan kaki diatas bumi

Menghirup nafas alamNya
Memandang ke atas langit..
takjubkan hati
Merendahkan jiwa ini..
dan terilhami Seperti (teduh)

sepasang mata malaikat yang turut menangisi isi bumi
Tak ubahnya desir angina yang menerpa(menerjang)
Kekosongan dan kesunyian hati
Bersyukurlah bahwa kita masih saling mendengarkan dan mendoakan


CAHAYA MATA

Teduhkanlah hatiku
Lelahkanlah jiwaku
Duhai engkau cahaya mataku

Yang menuntun jalanku
Yang memandu hidupku
Yang meredupkan pedih penatku

Tersenyumlah ..
Bahagialah ..
Sungguh engkau

Yang melumpuhkan hatiku
Yang melipurkan rinduku
Senyuman itu menyenangkan aku 


MENANTI KEAJAIBAN

Tak semudah bagiku untuk bisa meredakan resahku
Meski kucoba menyangkal
Sungguh merisaukan benakku

Aku memimpikan malaikat
Berkenan menemani aku
Tuk sekedar melipurkan hati
Dengan setulus hati

Betapa aku telah lama tinggalkan binary di hatiku
Atau mungkin kan tertawa
Namun jiwaku terasa jauh

Tak lelah kupandang langit
Berjuta harap ku menanti penuh harap
Kumenanti keajaiban datang dan menghampiriku

Oh ..Aku tak tahu apa yang kan kutemui
Aku masih menunggu dan menunggu
Berharap akan datang keajaiban..
Seharusnya aku tak patut bersedih


MENJADI BIJAK

Betapa ini sangat berarti
Membagi gelisah dengan dirimu kawan

Kau kepakkan kau terbangkan sayap pikiranku
Menembus ruang dan waktuku
Membangunkan lelap jiwaku
Setelah lama tertidur

Ada benarnya ucapan katamu
Memnag hidup itu harus begini adanya

Kau kepakkan .. kau terbangkan sayap pikiranku
Menembus ruang dan waktuku
Membangunkan lelap jiwaku
Setelah lama tertidur

Terukir ..
Lebih baik hidupku 


SESUATU YANG TERTUNDA

Disini aku sendiri,
menatap relung-relung hidup
Aku merasa hidupku,
tak seperti yang kuimingkan

Terhampar begitu banyak
warna kelam sisi diriku
Seperti yang mereka tahu, 
Seperti yang mereka tahu

Chorus:
Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku, menantang sendiriku

Temui cinta, lepaskan rasa

Disini aku sendiri
masih seperti dulu yang takut
Aku merasa hidupku pun surut tuk tumpukan harap
Tergambar begitu rupa, samar seperti yang kurasakan...
Kenyataan itu pahit, kenyataan itu sangatlah pahit


PATAH

Bagai serpih-serpih pasir di pantai
Tersapu gelombang pasang
Meski harus hilang terpecah karang
Meninggalkan kenangan abadi

Ada tersimpan rasa perih mendera
Mengingat engkau disaat itu
Masih tentang cerita engkau dan dia
Yang tak pernah terukir indah

Kau bawa aku renungi apa yang terjadi
Kau bawa aku resapi semua tangismu itu

Memelukmu kuingin
Menyentuhmu kuingin
Dan mengucapkan sepatah kata

Namun air mata meski tercurah
Memandu cerita itu
Jiwamu tak mampu menahan semua
Ketidakberdayaan ini

Kau patahkan semua cerita hidupmu
Kau remukkan harapan yang tumbuh di hati

Memelukmu kuingin
Menyentuhmu kuingin
Dan mengucapkan sepatah kata


REPIHAN HATI

Sahabat..
dengarkanlah sekedar pintaku ini
Aku ingin mencurahkan luapan isi hatiku
Telah lama engkau tahu diriku terbeban perih
Hanya engkau yang berkenan menemani hidupku

Tiada yang sebaik dirimu
Tak setulus teduh caramu
Tak semurni palung sikapmu
Yang menguatkan semangatku (harapanku)

Sebelum tiba saat rebahkan tubuhku
Sebelum tiba saat lepaskan jiwaku

Sahabat dengarkanlah repihan isi hatiku
Aku ingin engkau tahu berartinya kau bagiku
Sesungguhnya tubuh ini tak mampu bertahan lagi
Meski hanya untuk bisa menggenggam tanganmu



Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di blog ini mungkin berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi Admin di halaman Disclaimer.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PADI - Album ke-3 (2003). Save My Soul"

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))
More Emo??? OR Hidden Emo???
!!! DISCLAIMER !!!